Awalnya saya juga berfikir demikian. berdasarkan pengalaman saya membeli mobil bekas yang sudah berumur, saya melihat minyak kopling masih baik-baik saja meskipun entah berapa lama tidak diganti dan juga ketika dipakai masih aman saja.
Suatu ketika saya melakukan perjalanan yang lumayan lama. Saya merasa ada yang aneh dengan pedal kopling, lama kelamaan pedal kopling semakin jauh ketika diinjak. hal tersebut membuat saya khawatir dan saya beruntung masih bisa sampai ke rumah dengan kondisi pedal kopling yang semakin jauh diinjak.
Ketika waktu luang, Saya berniat untuk menguras dan mengganti minyak kopling di rumah. saya kuras minyak di tangki cadangan, memang masih bening akan tetapi agak sedikit licin seperti minyak makan.
Setelah saya isi dengan minyak baru, saya melakukan bleding pada master bawah kopling. Disanalah keajaiban terjadi, minyak kopling ternyata telah berubah warna menjadi hitam dan kental seperti oli bekas. selain itu juga, banyak gram-gram hitam seperti endapan lumpur dan karat.
Hal tersebut lah yang menyebabkan kinerja master kopling menurun. Minyak atau cairan kopling yang seharusnya meneruskan tekanan tidak mampu bekerja dengan baik, ditambah lagi endapan lumpur dan karat juga membuat aliran fluida menjadi terhambat. Itulah yang pentingnya melakukan penggantian minyak kopling pada mobil manual kita.
Berdasarkan literasi dari berbagai situs, pergantian minyak kopling seharusnya dilakukan antara 20.000 - 40.000 kilo meter atau dilakukan 2 tahun sekali. adapun dampak yang kita rasakan jika tidak melakukan penggantian minyak kopling adalah
1. Kopling terasa blong
2. Susah memindahkan gigi
3. Adanya suara ketika memindahkan gigi
4. Gigi percepatan mudah aus atau rusak
5. Yang lebih parah adalah kita tidak bisa memindahkan gigi percepatan.
Nah demikianlah mengapa sangatlah penting melakukan penggantian minyak kopling yang sering kali dianggap sepele. akan tetapi dampaknya sangat fatal apabila sampai terjadi kepada mobil kita.
Perlu menjadi perhatian adalah supaya penggantian minyak kopling dilakukan oleh orang yang profesional karena tidak dapat dilakukan sendirian dalam membleding. dan juga minyak yang digunakan harus standar bisa menggunakan minyak rem Dot 3 atau Dot 4.
Demikianlah berbagi pengalaman yang bisa saya tuliskan, silahkan tinggalkan komentar ataupun diskusi untuk menambah pengalaman dan berbagi kita. salam pecinta otomotif (firli.doy)
